Minggu, 10 April 2016

"Ya sudahlah" memorian @9 April 2016


hmmm,,, ketika mimpimu yang begitu indah tak pernah terwujud "ya sudahlah"

Jadi inget lagunya bondan fade2black

Pernah gak sih lu ngerasa kecil di dunia yang sangat besar ini? Ngerasa mereka lebih nyari orang lain dibanding nyari lu? Pernah lu ngerasa gak bisa apa-apa? Saat lu ngerasa udah melakukan segalanya tapi gak ada yang berubah?

Pasti lu pernah ngerasa di mana kita berada di tempat yang paling bawah? Saat masalah yang sedang kita hadapi sangat ngebuat hidup kita merasa paling hina? Saat lu ngerasa gak ada jalan keluar selain kehancuran? 

Saat lu ngerasa lu gak bisa kemana-mana dan gak bisa berbuat apa-apa karena lu lemah?

Gue yakin, semua orang pasti pernah merasakan hal di atas. Termasuk gue.

Disaat seperti di atas, terlalu sering hal yang pengen kita lakukan adalah menangis. Menangis sambil mengingat betapa menyedihkannya hidup yang kita miliki. Nangis dan klo bisa teriak sekencengnya, dan besoknya gak pengen ngelakuin apapun selain tiduran di kamar seharian. 

Gue tau, kadang hidup ini sangat menyedihkan. Sangat menyedihkan sampai gak ada satu orang pun yang ngerti gimana rasanya saat itu. Gimana hancurnya saat itu. Saat orang lain bisa bahagia nikmatin apa yang mereka punya, apa yang bikin mereka bahagia, tapi kita malah terjebak di dalam kepedihan ini. Kadang rasanya pengen jadi kaya mereka. Rasanya pengen ada orang yang meluk dan nangis sepuas hati dalam pelukan itu. 

Guys, kita tetep harus jalan. Kita harus hadapin. Kita harus selesaikan. Betapa ribetnya cara untuk kita menyelesaikan masalah itu, betapa beratnya cobaan yang harus kita terima, kita harus jalanin. Meski penuh kesakitan, kita tetep harus berjalan walaupun terseok-seok. Meski kita harus jatuh bangun, meski kita harus merasakan kegagalan yang sama. Gue dan lu harus tetep jalan. Gue tau, kadang kita ngerasa Tuhan gak adil. Tapi, selalu ingetin diri kita, bahwa ini hidup. Cari maksud dari Tuhan yang pasti kita lewatkan. Jangan pernah putus berdoa sekecewa apapun hati lu.

Gue gak peduli betapa sakitnya, gue dan lu cuma pengen keluar dari masalah ini. Karna apapun yang lu rasain, sekesepian apapun kondisinya, seberat apapun, sejatuh apapun, lu harus inget, lu gak ngerasain itu sendiri. Lu harus inget bahwa di luar sana pasti ada orang yang posisinya sama kaya lu. Ada banyak orang di dunia ini, dan lu harus percaya lu gak ngerasain itu sendiri. Gue salah satunya.

Jangan merasa kecil di dunia yang besar ini.

Lu harus berjuang. Setidaknya untuk diri lu sendiri. Karna lu gak pengen hancur dengan seperti ini kan?

Survive,intropeksi diri,ikhlas/sabar dan tetap berdoa bahwa Tuhan akan selalu ada 


Jumat, 01 April 2016

Tentang Rezeki Allah

[ TENTANG REZEKI ALLAH ]

Seorang ulama dari Suriah bercerita tentang do'a yg selalu ia lantunkan. Ia selalu mengucapkan do'a seperti berikut ini...

( ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﺭﺯﻗﻨﺎ ﻛﻤﺎ ﺗﺮﺯﻕ ﺍﻟﺒﻐﺎﺙ )

"Ya Allah, berilah aku rezeki sebagaimana Engkau memberi rezeki kepada bughats."

Apakah "bughats" itu...? 
Dan bagaimana kisahnya...?

"Bughats" adalah anak burung gagak yg baru menetas. Burung gagak ketika mengerami telurnya akan menetas mengeluarkan anak yg disebut "bughats". Ketika sdh besar dia menjadi gagak (gurab).

Apa perbedaan antara bughats & gurab...?

Telah terbukti secara ilmiah, anak burung gagak ketika baru menetas warnanya bukan hitam seperti induknya, karena ia lahir tanpa bulu. Kulitnya berwarna putih. 

Di saat induknya menyaksikannya, ia tidak terima itu anaknya, hingga ia tidak mau memberi makan dan minum, lalu mengintainya dari kejauhan saja.

Anak burung kecil malang yang baru keluar dari telur itu tidak mempunyai kemampuan untuk banyak bergerak, apalagi untuk terbang. 
Lalu bagaimana ia makan dan minum...?

Allah Yang Maha Kuasa & Maha Pemberi Rezeki yang menanggung rezekinya, karena Dialah yang telah menciptakannya. 

Allah menciptakan AROMA tertentu yang keluar dari tubuh anak gagak yang dapat mengundang datangnya serangga ke sarangnya.
Lalu berbagai macam ulat & serangga berdatangan sesuai dengan kebutuhan anak gagak, & ia pun memakannya...
MaasyaAllah...

Keadaannya terus seperti itu sampai warnanya berubah menjadi hitam, karena bulunya sudah tumbuh.

Ketika itu barulah gagak mengetahui itu adalah anaknya, & ia pun mau mberi makannya sampai tumbuh dewasa & bisa terbang mencari makan sendiri.
Secara otomatis aroma yg keluar dari tubuhnya pun hilang & serangga-serangga tidak berdatangan lagi ke sarangnya.
Dia-lah Allah Ar Razzaq Yang Maha Pemberi Rezeki...

"Kamilah yg membagi-bagikan penghidupan diantara mereka dalam kehidupan di dunia ini." 
(QS. Az-Zukhruf : 32)

Rezekimu akan mendatangimu di mana pun kamu berada, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam:

"Sesungguhnya Malaikat Jibril menghembuskan di dalam perasaanku bahwa seseorang tidak akan meninggal sampai sempurna seluruh rezekinya. Ketahuilah, takutlah kepada Allah, dan perindahlah caramu meminta kepada Allah. Jangan sampai keterlambatan rezeki membuatmu mencarinya dengan
cara bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya tidak akan didapatkan sesuatu yang ada di sisi Allah kecuali dengan menta'atinya."

Oleh karena itu, sebenarnya kurang pantas bila orang orang beriman berebut rejeki dan seringkali tidak mengindahkan halal haramnya?
Naudzubillah min dzalik...

Ya Allah, Engkau Pemberi dan Penjamin Rezeki, karuniakanlah kepada kami rezeki yg halal dan barokah. 

Aamiin...

Wallahu a'lam...